Selasa, 04 Oktober 2011

HEDONISME


Dalam dunia sekarang kita pasti tak asing lagi dengan yang namanya hidup hedonism (bergaya hidup mewah). Dunia yang semakin modern dan serba canggih dalam hal apapun seperti saat ini, tak bias dipungkiri lagi dan sangat tak bisa dihindari lagi kalau bergaya hidup mewah adalah suatu hal yang biasa dan dianggap lumrah oleh semua manusia baik dari kalangan atas maupun kalangan bawah.
Gaya hidup seperti itu bisa kita lihat di manapun baik dipedesaan dengan standart-nya atau dengan levelnya itu sendiri apalagi di daerah perkotaan yang begitu sangat jelas sekali. Gaya hidup mewah itu sendiri meliputi berbagai hal bisa saja seperti :
·        Gaya berpakaian
Orang yang bergaya hidup mewah pasti akan memiliki gaya pakaian yang beda dengan yang lain. Mereka tak mau pakaian yang dipakainya itu kurang bagus, mereka mencari kesempurnaan dan pastinya ingin semua orang yang melihatnya akan tahu kalau dia itu orang yang punya (orang kaya) 
·        Fasilitas seperti (kendaraan, alat komunikasi dan masih banyak lainnya)
Mobil mewah, HP keluaran terbaru, itu sebagaian kecil dari mereka yang mengikuti trend bergaya hidup hedonism.
·        Rumah
Pastinya kalau rumah sendiri akan bertingakat dengan berbagai fasilitas dan fitur-fitur lengkap yang ada didalamnya. Yang mendukung semua kebutuhan dan gaya hidupnya, supaya dia tak malu kalau teman, saudara dan koleganya datang dirumahnya sewaktu-waktu.
·        Makan
Sampai sekarang dan saat ini saya belum pernah makan yang namanya burger dan saya tak tau gimana rasanya.
Mungkin orang yang mengikuti trend hedonism sering memakannya kali, YA? Atau mungkin sarapannya makan itu,YA?
Makan kalau makan yang kurang enak mungkin gak akan dimakan,makanan enak itu sendiri pasti tak akan lepas dengan yang namanya harga yang selangit.
·        Tempat nongkrong
Angkringan, warung kopi, lesehan dan warung kaki lima pasti tak akan pernah dikunjungi oleh orang semacam itu. Mereka lebih sering nongkrong di café, restoran, club malam, karaokean dan mal mal. Padahal yang mereka tongkrongin sama para teman-temanya sih hanya untuk mengobrol dan bertemu itu, sih sama saja dengan angkringan dan warung kopi. Mereka nongkrong itu sebenarnya sih sama niatnya hanya ingin silaturahmi dengan teman-teman bedanya hanya ada pada fasilitas yang ada didalamnya saja. Orang nongkrong itu kan yang penting niatnya.
·        Gaya berbicara
Gaya berbicara para orang-orang highclass tu sulit sekali dimengerti oleh oleh orang awan, dengan diikuti oleh gerakan gerakan badan yang agak lebay
·        Gaya hidup
Gaya hidup sendiri pasti sudah jelas. Intinya seberapa banyak kah uang anda yang bisa anda habiskan dalam waktu sehari dengan membelanjakan hal hal yang dianggap kurang penting.
·        Teman
Umumnya orang high lebih suka berteman dengan orang yang selevel dengannya, mereka jarang sekali punya teman dari kalangan bawah.mungkin mereka malu, atau jangan jangan mereka gak bisa berteman dari kalangan LOW karena mereka kotor dan pandangan mereka gak maju-maju alias monoton

Kita sebagai orang hidup hanya bisa memilih, apakah ingin bergaya seperti atau tidak? jangan sampai kalau anda kurang mampu mau bergaya seperti itu bisa-bisa anda akan kesusahan dan bisa jadi anda bisa tak makan…..hehehehehe
Lebih baik hidup sederhana, daripada kita membeli barang-barang yang kurang primer lebih baik uang tersebut kita tabung atau kita sisihkan bila sewaktu waktu ada keperluan mendesak. Yang menuntut kita mengeluarkan uang dalam nominal yang begitu besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar